Satu Kambing Satu Keluarga

Oleh: Abu Misykah

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Satu kambing atau hewan kurban boleh diniatkan untuk kurban seseorang dan anggota keluarganya. Yaitu, seluruh anggota keluarga dilibatkan dalam pahalanya.

Seekor kambing atau domba cukup untuk kurban satu keluarga, pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha pernah menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah berkurban seekor domba bertanduk yang didominasi warna putih. Kemudian beliau menyembelihnya seraya membaca,

بِسْمِ اَللَّهِ, اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّدٍ

Bismillah, Ya Allah terimalah dari Muhammad dan keluarga Muhammad dan dari umat Muhammad.” (HR. Muslim)

Ucapan beliau “dari Muhammad dan keluarga Muhammad” –menurut Syaikh Al-Bassam di Taudhih al-Ahkam- menunjukkan bahwa satu hewan kurban cukup untuk kurban seseorang dan anggota keluarganya. Dia mengikutkan seluruh anggota keluarga dalam pahalanya.

Dari ‘Atha bin Yasa, ia berkata: Aku pernah bertanya pada Ayyub Al Anshari, bagaimana kurban di masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam?

Belia menjawab,

كَانَ الرَّجُلُ يُضَحِّي بِالشَّاةِ عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ ، فَيَأْكُلُونَ وَيُطْعِمُونَ

Seseorang biasa berkurban seekor domba untuk dirinya dan anggota keluarganya; lalu mereka memakan (daging hewan kurban)-nya dan memberikan kepada selainnya.” (HR. Al-Tirmidzi no. 1505. Beliau menyahihkannya. Syaikh Al-Albani juga menyatakan sebagai hadits shahih di Shahih al-Tirmidzi)

Disebutkan dalam Tuhfadh al-Ahwadzi,

هذا الحديث نَصٌّ صَرِيحٌ فِي أَنَّ الشَّاةَ الْوَاحِدَةَ تُجْزِئُ عَنْ الرَّجُلِ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ ، وَإِنْ كَانُوا كَثِيرِينَ ، وَهُوَ الْحَقُّ

“Hadits ini adalah nash jelas bahwa seekor domba cukup untuk (kurban) seeorang dan anggota keluarganya, walaupun jumlah mereka banyak. Dan ini adalah (pendapat,-pent) yang benar.”

Inbul Qayyim di Zaad al-Ma’ad berkata,

وَكَانَ مِنْ هَدْيِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ الشَّاةَ تُجْزِئُ عَنْ الرَّجُلِ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ وَلَوْ كَثُرَ عَدَدُهُمْ

“Di antara petunjuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa seeorang domba cukup untuk (korban) seseorang dan anggota keluarganya walaupun jumlah mereka banyak.”

Imam al-Syaukani di Naiul Authar –secara ringkas- juga menyatakan serupa, “dan pendapat yang benar bahwa seekor domba cukup untuk kurban satu keluarga walaupun jumlah mereka seratus orang atau lebih sebagaimana ditetapkan Sunnah.”

Syaikh Ibnu Utsaimin di Syarh al-Mumti’ (5/275) menjelaskan,

التشريك في الثواب لا حصر له ، فها هو النبي صلى الله عليه وسلم ضحى عن كل أمته ، وها هو الرجل يضحي بالشاة الواحدة عنه وعن أهل بيته ، ولو كانوا مئة

“Berserikat dalam pahala tidak ada batasnya. Inilah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkurban untuk seluruh umatnya. Dan ada seorang laki-laki berkurban seekor domba untuk dirinya dan anggota keluarganya; walau jumlah mereka seratus orang.”

Lajnah Daimah pernah ditanya tentang satu keluarga yang berjumlah 22 orang, di Iedul Adha yang penuh berkah mereka berkurban dengan seekor hewan kurban. Apakah seekor itu cukup untuk kurban merea ataukah harus disiapkan dua ekor?

Ulama di Lajnah Daimah menjawab,

إذا كانت العائلة كثيرة ، وهي في بيت واحد ، فيجزئ عنهم أضحية واحدة ، وإن ضحوا بأكثر من واحدة فهو

“Jika anggota keluarga itu banyak dan mereka berada di satu rumah, maka seekor hewan kurban cukup untuk kurban mereka semua. Jika mereka berkurban dengan lebih dari seekor maka itu lebih utama.” (Fatawa Lajnah Daimah: 11/408)

Oleh karena itu, tidak selayaknya seseorang menghususkan kurban untuk salah satu anggota keluarganya tertentu. Misalnya, kurban tahun ini untuk bapaknya, tahun depan untuk ibunya, tahun berikutnya untuk anak pertama, dan seterusnya. Sesungguhnya karunia dan kemurahan Allah sangat luas maka tidak perlu dibatasi.

Adapun yang dimaksud “…kambing hanya boleh untuk satu orang, sapi untuk tujuh orang, dan onta 10 orang…” adalah biaya pengadaannya. Biaya pengadaan kambing hanya boleh dari satu orang, biaya pengadaan sapi hanya boleh dari maksimal tujuh orang dan kurban unta hanya boleh dari maksimal 10 orang. Wallahu A’lam. [AM/madanitv.net]

0 Likes
227 Views

You may also like

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.