output_0fyRz3

    Artikel Madani

    Berdakwah tanpa menggunakan akhlak diibaratkan seperti menyuguhkan ayam goreng di atas pispot. Selezat apapun makanan tersebut pasti tidak menarik orang untuk mencicipinya. Bahkan, boleh jadi, tidak sedikit yang merasa jijik menyantapnya.

    Pispot sendiri, menurut Wikipedia Indonesia, pispot adalah sebuah bejana yang diberi pegangan dan biasanya diletakkan di bawah tempat tidur di dalam kamar dan digunakan untuk buang air kecil di malam hari. Di masyarakat kita, Pispot sering digunakan sebagai wadah untuk buang air orang yang sakit di rumah sakit.

    Seolah menggambarkan, bahwa dakwah Islam yang penuh rahmat dan keberkahan, jika diemban orang-orang tak berakhlak dan disampaikan dengan cara yang tidak bijak, pasti akan dibenci dan dijauhi orang.

    Ini berbeda dengan dakwah batil yang disampaikan dengan cara bijak penuh akhlak. Ibarat menyuguhkan bacem-baceman di atas piring yang dihias dengan indah. Walau tidak terlalu enak, banyak orang yang terpukau dan tertarik kepadanya.

    Menyoroti dakwah Ahlus Sunnah yang dinilai meresahkan masyarakat dengan car apenyampaian keras dan kasar, menurut Ustadz Abu Qatadah, disebabkan dua perkara.

    Pertama, berdakwah tidak dilandasi fiqih dakwah yang benar. Seharusnya memulai dakwah dari sesuatu yang global dulu dan perkara yang disepakati. Menggunakan fikih aulawiyat. Seperti tauhid, rukun iman, rukun islam, dan lainnya. Al-Aham fal Aham, perkara yang lebih penting yang diprioritaskan.

    Kedua, berdakwah tanpa menggunakan akhlak sehingga dakwah dirasa tidak menentramkan. Bahkan memicu konflik di tengah umat.

    Sesungguhnya dakwah adalah amal shalih yang berpahala tinggi. Salah satu dari tugas mulia Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan orang-orang yang mengikuti langkah beliau. Dahwa kepada Allah juga menjadi salah satu ciri waliyullah dan orang-orang kesayangan Allah. Maka jangan sampai amal mulia ini cidera karena pengemban dakwah yang tak mengedepankan akhlak mulia dan melaksanakannya. Jangan sampai semangat menyeru umat ke surga dengan lisan, berakibat menjerumuskan mereka ke neraka dengan sikap kasar dan kesarnya. Wallahu A’lam. [AM/madanitv.net]


    output_0fyRz3

    Leave A Comment

    Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.